Tuesday, 10 January 2012

Mikroorganisme Baru Penyelamat Lingkungan dan Pengubah Energi Hijau Temuan NASA


Sebuah hasil riset yang dilakukan oleh ilmuwan NASA, seperti yang dikutip dari situs NASA, menemukan satu jenis mikroorganisme baru yang menggantikan fosfat di seluruh bagian selnya dengan arsenik, senyawa kimia yang bagi organisme lain merupakan racun . NASA memberinya nama GFAJ-1.

Temuan tersebut menggoncangkan pemahaman komunitas ilmiah tentang mahluk hidup yang selama ini meyakini bahwa setiap organisme yang terbuat dari karbon selalu membutuhkan hidrogenm nitrogen, sulfur dan fosfor agar tetap hidup.

Mikroorganisme yang berupa bakteri tersebut ditemukan di Mono Lake, sebuah danau di California, Amerika Serikat. Para ilmuwan NASA memilih danau yang memiliki tingkat salinitas, alkalinitas dan arsenik tinggi serta sangat sedikit fosfat tersebut karena masih ditemukan adanya kehidupan di dalamnya.

[COLOR="DarkGreen"]Microorganisme

Temuan itu selain mengubah sudut pandang bahwa sebagian mahluk hidup juga bisa hidup dalam kodisi ekstrim dan beracun, juga bagi sebagian ilmuwan merupakan temuan baru untuk menghasilkan energi hijau. Fosfor, bagian dari pupuk oleh tanaman digunakan untuk menghasilkan ethanol, seiring berjalannya waktu semakin berkurang ketersediannya, sementara arsenik yang beracun masih banyak ditemukan.

Jika arsenik bisa digunakan untuk menggantikan fosfor bagi tanaman, maka tidak perlu lagi dibutuhkan pestisida dan fungisida, selain tanaman tersebut juga menghasilkan ethanol.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Komentar yang baik akan diterima secara baik juga

 
Design by Aldo Wildan Firdaus | Bloggerized by Aldo Wildan Firdaus - Premium Blogger Themes | Online Project management